ECO DESIGN PRODUCT
Dosen : Abdul Malik Firdaus S.Kel., M.I.L
Author : Salma Syafiqa
AC (Air Conditioner) adalah
alat pendingin ruangan yang masih tergolong mahal untuk kondisi ekonomi orang
Indonesia. Mahal untuk membeli, biaya operasional, perawatan dan perbaikan
disaat rusak. Meskipun AC sangat dibutuhkan di negara beriklim tropis seperti
kita ini, suhu panas sangat menyengat di kala musim kemarau tiba. Bagi kalian yang
tidak mampu memilikinya, Eco-Cooler bisa menjadi salah satu solusi untuk
mendinginkan ruangan tanpa menggunakan listrik.
Latar belakang terciptanya produk eco cooler ini karena Grey
Dhaka dan Grameen Intel Social Bussiness Ltd melihat lebih dari 70% penduduk
pedesaan Bangladesh tinggal di rumah yang terbuat dari seng, dan selama musim
panas yang panjang suhu di dalam rumah seng tersebut bisa mencapai 45° Celcius.
Suhu panas tersebut membuat rumah-rumah ini terlampau gerah, tidak layak, dan
tidak nyaman untuk ditempati.
Merekan menciptakan pendingin ruangan menggunakan limbah botol
plastik sebagai bahan utamanya, selain mudah di dapat, menggunakan bahan utama
limbah plastik akan mengurangi pemakaian listrik. Eco Cooler ini diharapkan
dapat membantu penduduk pedesaan Bangladesh yang tinggal di rumah seng untuk
mendapatkan kondisi suhu udara yang lebih nyaman. Dengan pengaturan posisi yang
tepat, Eco Cooler ini dapat menurunkan suhu di dalam rumah hingga 5° Celcius.
Bagaimana cara membuatnya?
Membuat eco cooler sangat mudah, bahan yang dibutuhkan hanya
limbah botol plastic dan papan/triplek. Pertama, pada papan dibuat lubang-lubang seukuran mulut botol plastik. Kedua, badan
botol plastik dipotong setengah bagian. Selanjutnya antara papan dan
botol-botol disusun, lalu dipasang pada dinding di rumah. Posisi Eco Cooler ini
disesuaikan dengan arah aliran angin untuk mendapatkan penurunan suhu udara yang
lebih signifikan.
Bagaimana prinsip kerja eco cooler?
Sebenarnya prinsip kerja eco cooler di dapat dari rumus hukum
termodinamika pertama, tetapi lebih mudahnya
prinsip eco cooler serupa dengan proses ketika kita
meniupkan udara melalui mulut. Untuk lebih memahaminya, coba anda tiupkan udara
dengan posisi mulut yang terbuka lebar, dan tiupkan udara dengan mulut yang
terbuka sedikit, anda akan mendapati bahwa tiupan dengan mulut yang terbuka
sedikit memiliki suhu yang lebih dingin. Hal tersebut terjadi karena posisi
mulut yang terbuka sedikit akan mengkompres udara sebelum keluar, dan ketika
sudah keluar, udara tersebut mengembang kembali dengan disertai turunnya suhu.
Sebuah alat dengan sistem kerja yang sederhana, bukan? Sistem
sederhana tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pendingin udara
yang dapat memberikan kenyamanan pada banyak orang. Walaupun Eco-Cooler ini
masih memiliki kekurangan, terutama kaitannya dengan penurunan suhu yang
bergantung pada aliran angin yang ada, Eco-Cooler ini telah memberikan solusi
yang murah dan bermanfaat pada banyak penduduk di Bangladesh ataupun di
Indonesia.
Menurut saya limbah botol yang digunakan sudah dipastikan
bersih dan masih mempunyai kualitas yang baik. Serta dari segi penampilan eco
cooler sendiri dapat dibuat lebih menarik lagi dengan menambahkan warna ataupun
aksesoris lainnya. Sekian dari saya, semoga artikel ini menajdi inspirasi untuk
membuat eco design yang lebih baik lagi.
main reference
http://www.penggagas.com/eco-cooler-pendingin-ruangan-tanpa-listrik-dengan-limbah-botol-plastik/
http://www.linteksi.com/2016/06/eco-cooler-cara-alami-mendinginkan-ruangan-tanpa-listrik.html




apa keuntungan dari eco cooler ini?
BalasHapusPemakaindpt menghemat pengeluaran biaya untuk membeli Ac, perawatan Ac, serta biaya listrik
Hapusapakah derajat maksimal eco cooler dapat ditingkatkan?
BalasHapusApa untungnya bila ini di kembangkan?
BalasHapusKita mempunyai pendingin ruangan tanpa harus menggunakan listrik, serta limbah botol plastik akan berkurang
HapusApakah ada dampak negatif jika digunakan secara berlanjut?
BalasHapusbagaimana jika udara di sekitar panas?
BalasHapusSuhh Udara yang keluar dari tutup botol akan tetap rendah dibanding suhu ruangan
HapusApa kekurangan dalam cooler ini? Terus apakah akan awet dan tahan lama?
BalasHapusDari segi bentuk belum cukup dinamis, eco cooler harus tetap dibersihkan dalam jangka waktu tertentu
Hapusbagaimana cara membujuk konsumen agar menggunakan produk ini, sedangkan konsumen lebih menyukai segala sesuatu yang simpel dan sesuai dengan trend?
BalasHapusDengan mensosialisasikan cara kerja dan keuntungan eco cooler itu sendiri
HapusBukankah proses pembuatan dan cara kerja tidak terlalu efektif? Bagaimana solusi kakak untuk meyakinkan kosnumen memilih Eco cooler di bandingkan AC?
BalasHapusDengan mensosialisasikan cara kerja dan keuntungan eco cooler itu sendiri
HapusBagaimana produk ini dapat mencuri perhatian konsumen padahal banyak produk yang lebih praktis?
BalasHapusDengan harganya yang terjangkau
HapusApakah produk ini juga dapat mengatur kecepatan angin sehingga keadaan dalam rumah lebih sejuk?
BalasHapusEco cooler hanya dapat menurunkan suhu ruangan dengan menekan volume udara yang masuk, bukan kecepatan angin
HapusApakah eco cooler ini mengandung zat berbahaya seperti CFC?
BalasHapusTidak
HapusBagaimana saat musim hujan. Apakah air hujan tersebut akan masuk ke mulut botol tersebut?
BalasHapusapakah ada kelemahan dari produk tersebut jika digunakan terus menerus?
BalasHapusApakah produk ini mengandung zat yang berbahaya?
BalasHapusTidak
HapusDengan kemajuan teknologi sekarang, mungkin kah eco cooler dapat dibuat lebih modern dalam segi design dan teknologinya ?
BalasHapusSangat mungkin
HapusDijawab terlebih dahulu pertanyaan teman-temannya diatas ya. Terimakasih
BalasHapus